Michelin sekali lagi menunjukkan semangat kepeloporannya dan, sebagai pemasok eksklusif Kejuaraan Dunia FIM Fenel MotoE™, yang akan menampilkan sepeda motor Ducati 100% listrik pada tahun 2024, meluncurkan ban baru dengan estetika baru, sebagai pengingat komitmennya terhadap "Sepenuhnya Berkelanjutan".
Ban MICHELIN Power Slick dibuat dengan rata-rata lebih dari 50% bahan yang dapat diperbarui dan didaur ulang (49% depan dan 53% belakang).
MotoE™ adalah akselerator inovasi Michelin
mempersiapkan mobilitas roda dua listrik masa depan dengan analisis "lapangan" dan "data pintar" sebagai inti pengembangan.
Tingkat baru bahan terbarukan dan daur ulang terintegrasi ke dalam ban MotoE™, sekaligus meningkatkan kinerja
Partisipasi Michelin dalam Kejuaraan Dunia MotoE™ merupakan bidang inovasi yang unik bagi Grup, yang memungkinkannya untuk mempercepat integrasi bahan terbarukan atau daur ulang ke dalam bannya serta memperluas pengetahuannya tentang elektromobilitas, guna mempercepat pengembangan rangkaian komersial.
Pada tahun 2025, tim pengembangan Michelin mencapai tonggak bersejarah dengan ban MotoE™ yang mengandung rata-rata 57% bahan terbarukan atau daur ulang (58% pada ban depan dan 56% pada ban belakang), yang setara dengan 3 poin lebih banyak dibandingkan musim sebelumnya.
Integrasi bahan terbarukan atau daur ulang sebagai pengganti bahan berbasis petrokimia merupakan kontribusi dalam mengurangi dampak terhadap sumber daya planet kita.
Dalam proses manufaktur ban MotoE™, telah diintegrasikan berbagai bahan terbarukan atau daur ulang, khususnya yang berasal dari getah pohon karet (karet alam), ban bekas kendaraan van dan mobil (karbon hitam daur ulang), kulit jeruk atau lemon (resin limonena), resin pohon cemara, minyak bunga matahari, serta baja daur ulang dari besi tua.
Bahan yang dapat diperbarui atau didaur ulang: penting namun tidak cukup untuk mengurangi dampak lingkungan
Dalam pendekatan menyeluruhnya untuk mengurangi dampak lingkungan, Michelin menganggap integrasi bahan daur ulang atau terbarukan sebagai elemen mendasar, tetapi tidak cukup.
Saat ini, ban yang dibuat dengan 100% bahan daur ulang dan terbarukan tidak akan berkelanjutan karena, di luar integrasi bahan daur ulang atau terbarukan ini, tindakan harus diambil untuk membatasi dampak ban terhadap lingkungan. Dan oleh karena itu, batasi emisi CO2, di semua tahap siklus hidupnya (dari pasokan bahan mentah, melalui produksi dan penggunaan, hingga fase daur ulang), tanpa menurunkan kinerja dan mempertimbangkan kemungkinan nyata industrialisasi skala besar bahan-bahan ini.
Michelin berkomitmen untuk memastikan bahwa desain dan pembuatan bannya mempertimbangkan semua aspek ini.
Ban MotoETM termasuk yang pertama mendapatkan manfaat dari pendekatan komprehensif ini karena Motorsport adalah tempat pengujian dan tempat berkembang biaknya inovasi teknologi. Michelin yakin bahwa kemajuan teknologi adalah salah satu jawaban untuk tantangan lingkungan. Hal ini memungkinkan untuk mendorong lebih jauh prinsip-prinsip ekonomi sirkular, pengurangan emisi karbon, dan pelestarian sumber daya.
Ban MotoETM dengan desain baru yang mengingatkan pada ambisi Grup: ban "Sepenuhnya Berkelanjutan"
Pada tahun 2024, Michelin telah membalut tapak ban belakang MotoE™ dengan corak beludru yang tahan lama. Desain unik ini, yang disebut "Race to VISION", mengingatkan kita pada desain Michelin VISION Concept. Diperkenalkan pada tahun 2017, VISION merupakan ilustrasi model pembangunan berkelanjutan Michelin di bidang ban pada tahun 2050.
Dengan VISION, Michelin berkomitmen untuk menjawab tantangan besar dalam menghadirkan mobilitas yang lebih aman, dengan dampak yang lebih kecil terhadap lingkungan dan dapat diakses oleh semua orang, dengan tetap mempertimbangkan inovasi dan tanggung jawab lingkungan.
Lebih dari sekadar visi masa depan, ini merupakan peta jalan bagi seluruh entitas Michelin, termasuk divisi Motorsport, yang dari tahun ke tahun menunjukkan relevansi dan kemajuan aktivitasnya.
Desain ini diperuntukkan bagi ban yang mengandung lebih dari 50% bahan terbarukan dan daur ulang. Desain ini menjadi penanda visual atas inovasi dan keahlian material Michelin.
Desain ban MotoE™ “Race to VISION” merupakan perayaan atas pencapaian ini sekaligus pengingat akan ambisi jangka panjang Michelin: meningkatkan performa ban sambil menjawab tuntutan mendesak akan keberlanjutan lingkungan.
Selami Di Balik Layar Ban MICHELIN Power MotoETM bersama Allan McNish
#1 - Konsep ban
Selami dunia manufaktur Michelin yang sangat tertutup bersama Allan McNish. Ungkap rahasia di balik desain dan manufaktur ban.
#2 - Pembuatan ban
Bangkitkan rasa ingin tahu Anda! Selami inti pabrik Michelin bersama Allan McNish, tempat ban MICHELIN Power MotoE dibuat.
#3 - Ban di jalurnya
Ikuti keseruan di balik layar balapan MotoE™: paddock, pinggir lintasan, ban MICHELIN, serta jumpa penggemar dengan para pembalap.
MICHELIN BAN RESMI KELAS MOTOGP™
Dengan memenangkan Grand Prix Indonesia di ajang balap motor, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) mempersembahkan kemenangan ke-500 bagi Michelin di ajang MotoGP™ World Championship. Keberhasilan ini membuktikan keterampilan dan pengetahuan Michelin di level tertinggi dalam dunia balap motor sejak 1973.
KAMI BERLOMBA UNTUK PERUBAHAN
BAN MICHELIN ADALAH DIRANCANG UNTUK MENANG
(1) Pada tahun 2024, Michelin memperkenalkan rata-rata 54% bahan terbarukan atau daur ulang pada ban MICHELIN Power MotoE™ (57% pada ban depan dan 53% pada ban belakang).