Aktivitas terbaru
Anda
!

Selamat Datang di toolbox Anda!

Kami telah menyimpan informasi penting dari pencarian sebelumnya untuk mempermudah Anda

???private_mode_title???

???private_mode_text???

Ban terakhir yang dilihat

Dealer terakhir yang dilihat

Pencarian terakhir

Mengemudi lebih aman

Beberapa hal baik untuk diingat... dan mungkin juga beberapa tips yang tidak Anda ketahui!

Mengemudi dengan selamat di jalan yang basah

  1. Selalu mengemudi dengan dua tangan agar tetap terkendali.
  2. Perlahan-lahan: ban akan memiliki traksi dan kontak yang lebih baik dengan jalan.
  3. Jaga jarak mobil Anda dengan mobil lain secara signifikan.
  4. Tetap waspada terhadap pengemudi lain dan bahaya di sekitar Anda. Antisipasi situasi berbahaya daripada menunggu untuk memberikan reaksi.
  5. Sebelum berbelok: mengerem hanya di jalur lurus sebelum berbelok, dan lakukan secara bertahap. Jangan menginjak rem saat berbelok karena ini akan membuat Anda tergelincir.
  6. Saat berbelok: perlahan sebelum berbelok, dan jaga kecepatan yang konsisten di sepanjang belokan.
  7. Saat berbelok: jangan membuat gerakan tiba-tiba pada kemudi.
  8. Periksa ban Anda setiap bulan: pastikan ban Anda memiliki jumlah tapak yang tepat dan tekanan ban.
  9. Pilih ban yang menawarkan daya cengkeram maksimal di musim hujan.

Hindari meluncur

Apakah itu:

Ban belakang atau ban depan Anda tidak akan mengikuti arah kemudi.

Cara memulihkan kendali:

Dengan perlahan lepaskan pedal gas dan kurangi kecepatan hingga mobil mendapatkan traksi kembali.

Cara menghindarinya:
Tip pemeliharaan ban

  • Periksa tekanan udara setiap bulan
  • Periksa kedalaman tapak setiap bulan - ban perlu cukup tapak untuk mengevakuasi air

Tip mengemudi:

  • Mengemudi lebih lambat

Menginjak rem di hari hujan

  • Di jalan yang basah, tambahkan jarak menginjak rem dibandingkan di jalan yang kering.
  • Menginjak rem jauh lebih awal dibanding yang Anda lakukan di jalan yang kering.
  • Gandakan jarak antara Anda dengan mobil di depan Anda; Anda akan perlu waktu ekstra
    untuk berhenti dengan aman.

Yang harus dilakukan jika Anda tergelincir ke depan alih-alih berbelok

Apakah itu:

Ban depan Anda kehilangan traksi lebih dahulu sebelum ban belakang Anda. Ini disebut under-steering. Mobil Anda tidak mengikuti belokan dan tergelincir lurus dari jalan.

Cara memulihkan kendali:

Dengan perlahan lepaskan pedal gas dan kurangi kecepatan hingga mobil mendapatkan traksi kembali.

Cara menghindarinya:
Tip pemeliharaan ban

  • Periksa tekanan udara setiap bulan.
  • Periksa kedalaman tapak setiap bulan.

Hindari berputar keluar dari belokan

Apakah itu:

Ban belakang Anda kehilangan traksi lebih dahulu sebelum ban depan Anda dan Anda mulai berputar.

Cara memulihkan kendali:

  • Jika Anda memiliki penggerak roda depan: percepat, dan jika perlu, berputar dari belokan.
  • Jika Anda memiliki penggerak roda belakang: lepaskan pedal gas dan berputar dari selip.
  • Jika Anda memiliki penggerak semua roda: putar ke arah yang sama di mana Anda selip. Setelah traksi Anda dipulihkan kembali, berputarlah.

Cara menghindarinya:
Tip pemeliharaan ban

  • Periksa tekanan udara setiap bulan.
  • Periksa kedalaman tapak setiap bulan.
  • Mintalah ban Anda dirotasi secara teratur sehingga mereka terpakai secara merata.
  • Jika Anda hanya membeli dua ban baru, pastikan bahwa ban tersebut ditempatkan di bagian belakang kendaraan.

Tip mengemudi:

  • Jangan memutar terlalu tajam.

Hindari kehilangan kendali di air (hydroplaning)

Apakah itu:

Ban tergelincir dan tidak merespons pada kemudi, pengereman, atau penambahan kecepatan. Kendaraan dapat selip atau terputar.
Ini terjadi saat air di antara ban Anda dan jalan tidak dapat terpisah cukup cepat. Lapisan air ini terbentuk di depan ban hingga tekanan dari ban melampaui tekanan ban di jalan. Ini terjadi saat ban kehilangan kontak dengan jalan.

Cara memulihkan kendali:

  • Jangan menginjak rem dengan tiba-tiba.
  • Lepaskan pedal gas secara perlahan hingga Anda memperlambat laju dan mendapatkan kembali traksi.

Cara menghindarinya:
Tip pemeliharaan ban

  • Periksa tekanan ban Anda setiap bulan. Tekanan ban di bawah 30% dari yang direkomendasikan sangat meningkatkan risiko kehilangan kendali.
  • Periksa pemakaian ban dan kedalaman tapak setiap bulan. Semakin besar kedalaman tapak Anda, semakin banyak air yang dapat dipisahkan ban Anda.
  • Kurangi kecepatan Anda saat menghampiri genangan air atau kubangan air yang besar.

Tekanan adalah penting

Fakta:

Ban dengan tekanan udara kurang adalah salah satu penyebab terbesar pemborosan bahan bakar.

Tip pemeliharaan ban

  • Periksa tekanan ban Anda setiap bulan. Ban dengan tekanan udara kurang meningkatkan konsumsi bahan bakar. Ban dengan tekanan udara berlebih memiliki daya cengkeram yang kurang.

Cara mengemudi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar

  • Mengemudi dengan kecepatan konstan, dengan menghindari berhenti dan mulai yang cepat.
  • Mengubah gigi antara 2.000 sampai 2.500 RPM agar kecepatan mesin Anda tetap serendah mungkin.
  • Menggunakan pendingin udara dengan hemat, khususnya di kota.
  • Tutuplah jendela saat kecepatan tinggi. Pada jalan bebas hambatan, satu jendela yang terbuka meningkatkan konsumsi bahan bakar.
  • Matikan mesin saat mobil berhenti, contohnya di kemacetan lalu lintas atau di perhentian kereta api, jika aman untuk melakukannya.
  • Mengemudi dengan muatan ringan. Beban ekstra menambah konsumsi bahan bakar dan menyebabkan polusi emisi.
    Tanggalkan aksesori yang tidak dipakai seperti rak atap dan pengangkut bagasi, yang membuat seretan aerodinamik.
  • Batasi penggunaan elektronik. Peralatan elektrik yang dicolokkan menguras energi dan bahan bakar.

Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai keberlanjutan dan MICHELIN?

Memilih ban Anda

  • Pilihlah ban yang salah satu karakteristik performa utamanya adalah ""hemat bahan bakar".
  • Ban yang memiliki ""traksi"" sebagai karakteristik utama sering kali akan mengurangi fitur hemat bahan bakar; ban untuk kendaraan yang lebih berat seperti SUV dan truk ringan mungkin tidak begitu efisien bahan bakar.

Mengemudi dengan selamat di jalan bebas hambatan

  • Selalu amati batas kecepatan jalan bebas hambatan.
  • Aktifkan indikator Anda dengan baik terlebih dahulu sebelum menyalip atau bertukar jalur.
  • Jangan berbelok tiba-tiba atau Anda dapat kehilangan kendali mobil Anda dan terguling.
  • Injak rem secara teratur. Jangan mengemudi saat lelah.

Mengemudi dengan selamat di malam hari

  • Berikan waktu pada mata Anda agar terbiasa dengan cahaya dan bayangan.
  • Miringkan sedikit kaca spion belakang untuk mengurangi efek silau dari lampu besar mobil di belakang Anda atau ubah ke pengaturan malam, jika kaca spion belakang Anda memiliki opsi ini.
  • Jangan melihat langsung pada lampu besar mobil yang melaju dari arah berlawanan.
  • Jangan mengemudi terlalu cepat: visibilitas berkurang pada malam hari sehingga Anda jadi sulit melihat jalan di depan.

Mengemudi dengan selamat di cuaca berkabut

Visibilitas berkurang di cuaca berkabut:

  • Nyalakan lampu utama dan lampu kabut.
  • Kurangi kecepatan Anda dan usahakan tidak menyalip.
  • Berikan cukup waktu untuk bereaksi dalam keadaan darurat dengan menjaga jarak menginjak rem yang aman dari kendaraan di depan Anda.

Mengemudi dengan selamat di kondisi berangin

  • Kurangi kecepatan Anda. Bersiaplah untuk berhenti sewaktu-waktu.
  • Tutup semua jendela. Jendela yang terbuka dapat membawa partikel dari udara seperti debu yang dapat memengaruhi visibilitas.
  • Waspadalah terhadap orang atau puing yang tertiup ke jalan.
  • Waspadalah karena orang mungkin tidak mendengar klakson Anda dalam kondisi angin kencang.
  • Jika Anda membawa kargo pada kendaraan Anda, pastikan kargo diikat dengan aman.
  • Berhati-hatilah menyalip kendaraan yang menjulang tinggi khususnya di area terbuka atau di jembatan.

Mengemudi dengan selamat di wilayah pegunungan

Sebelum mengemudi:

  • Sebelum berangkat, periksa rem Anda; uji rem tersebut dan periksa cairan rem.
  • Bawa peralatan yang diperlukan seandainya mobil Anda mogok (untuk daftar lengkap lihat Pencegahan dan Keadaan Darurat).
  • Periksa kondisi ban cadangan Anda: tekanan yang tepat sangatlah penting.
  • Bawa ekstra makanan, pakaian yang sesuai, dan perlengkapan darurat.
  • Periksa kondisi jalan dan cuaca di wilayah pegunungan dan pilih rute Anda dengan baik.
  • Beri tahu setidaknya satu orang lain tempat dan waktu bepergian Anda dan kapan Anda kembali sehingga mereka dapat menyiagakan layanan darurat jika Anda tidak kembali tepat pada waktunya.

Saat mengemudi:

  • Bunyikan klakson Anda sebelumnya jika pandangan Anda terhalang selama menikung.
  • Mengemudi dengan hati-hati dan perlambat kecepatan di tikungan, khususnya saat pandangan Anda terhalang.
  • Jangan pernah mengebut atau menyalip pada belokan tajam di mana Anda mungkin tidak melihat kendaraan yang datang.

Mengemudi dengan selamat di lumpur

Cara mudah untuk memutuskan apakah Anda dapat menyeberangi lumpur:

  • Saat ada banyak lumpur di jalan atau jika Anda mengemudi off-road, hentikan kendaraan Anda, dan periksa kekerasan dan kedalaman lumpur sebelum melintasinya.
  • Amati jalur ban dari kendaraan lain untuk mengukur kedalaman dan konsistensi lumpur.
  • Tetapkan jenis kendaraan yang telah meninggalkan jalur dari ukuran dan lebarnya jalur tersebut. Gunakan informasi tersebut sebagai rujukan untuk memutuskan apakah Anda dapat melintasinya.

Kelelahan

  • Kelelahan memengaruhi penglihatan mata dan akan menyulitkan Anda dalam mengenali kondisi berbahaya.
  • Menurunkan tingkat konsentrasi dan mengulur waktu reaksi.
  • Mengurangi kemampuan mendengar.

Cara mencegah kelelahan berkendara:

  • Hindari mengemudi di malam hari jika Anda bisa.
  • Ambil istirahat minimum 15 menit setelah mengemudi selama dua jam dan lebih.
  • Jangan makan terlalu banyak.
  • Jangan menatap jalur tengah jalan sepanjang waktu.
  • Berikan kendaraan ventilasi yang baik dan dengan temperatur yang nyaman.

Keadaan terganggu

Penyakit dan obat-obatan dapat memengaruhi berkendara Anda

  • Fokus Anda di jalan dapat sangat berkurang karena rasa sakit atau situasi emosi yang kuat.
  • Jika Anda di bawah pengaruh obat-obatan dan tidak yakin mengenai dampaknya, konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda sebelum mengemudi.

Jangan mengemudi di bawah pengaruh alkohol

  • Jangan mengonsumsi alkohol apa pun sebelum Anda mengemudi dan berhati-hatilah terhadap batasan yang sah (batasan tersebut akan berbeda dari satu negara ke negara lainnya).
  • Cadangkan seorang pengemudi atau sewa taksi saat pergi dalam grup.
  • Mungkin Anda masih melebihi batasan yang sah di pagi berikutnya.

Saran umum dalam situasi darurat

  • Tetap tenang dan jangan panik; ini akan membantu Anda membuat keputusan rasional dengan tenang.
  • Kemudikan sebelum menginjak rem: upayakan dan injak rem pada jalur lurus jika memungkinkan.
  • Jika Anda mengemudi dengan kecepatan tinggi saat keadaan darurat terjadi, upayakan hindari mengendalikan kemudi dengan tiba-tiba karena ini dapat mengakibatkan kecelakaan yang sebenarnya dapat dihindari. Hal ini bisa menyebabkan kendaraan selip dan mengalami kecelakaan atau bahkan terbalik.
  • Dengan kecepatan lebih rendah, Anda dapat mengemudi jauh lebih efektif dan meredam dampak tabrakan. Jadi, arahkan untuk memperlambat laju sebisa mungkin.
  • Prioritas utama Anda adalah menyelamatkan nyawa. Jika kecelakaan dapat dihindari, prioritaskan tindakan agar dapat menjamin keselamatan nyawa manusia terlebih dahulu.
  • Nyalakan lampu bahaya sesegera mungkin.
  • Pastikan Anda menyimpan nomor gawat darurat dan nomor asuransi untuk diserahkan kapan saja.

Memulihkan kendali kemudi

  • Lepaskan pedal gas secara perlahan.
  • Kemudikan mobil ke arah di mana bagian belakang mobil tergelincir.
  • Jangan menggunakan rem tangan saat kecepatan sangat tinggi.
  • Alihkan ke gigi yang lebih rendah dengan cepat dan gunakan mesin untuk memperlambat.
  • Nyalakan lampu bahaya secepat yang Anda bisa.
  • Parkirlah di tempat yang aman dan tempatkan tanda peringatan.
  • Lakukan rem tangan.

Rem tidak berfungsi

  • Tahan roda kemudi dengan lebih kencang.
  • Jika ini terjadi sebelum masuk ke belokan, berusahalah mengendalikan arah lebih dulu.
  • Kemudian upayakan untuk melambat: alihkan ke roda gigi yang lebih rendah setahap demi setahap untuk memperlambat.
  • Gunakan rem tangan untuk menghentikan mobil jika kecepatan di bawah 20 mph.
  • Nyalakan lampu bahaya sesegera mungkin.
  • Gunakan ganjalan atau tahanan untuk membantu menghentikan mobil.
  • Jika rem Anda berhenti bekerja saat naik tanjakan, alihkan dengan cepat ke roda gigi lebih rendah, kemudian gunakan rem tangan untuk memarkir mobil tersebut.
  • Jika ada, parkirlah di jalur parkir darurat, di pinggir, atau di bahu jalan. Jika tidak ada, maka di mana saja jauh dari lalu lintas cepat.

Cara menghindarinya:

  • Uji rem sebelum perjalanan Anda.
  • Selalu uji rem saat Anda pertama memulai menuruni bukit terjal atau jika Anda telah mengemudi melalui air yang dalam.

Ban meletus

  • Letusan keras akan mengejutkan Anda namun upayakan tetap tenang.
  • Selalu taruh kedua tangan di roda kemudi dan pegang dengan erat. Hal ini dapat menyelamatkan nyawa Anda jika terjadi ban kempis yang cepat dan tiba-tiba.
  • Jangan menginjak keras rem, letakkan kaki Anda pada pedal gas.
  • Jaga arah mobil selurus mungkin.
  • Alihkan ke roda gigi lebih rendah dengan cepat, dan gunakan mesin untuk memperlambat.
  • Injak rem secara perlahan untuk mengurangi kecepatan.
  • Arahkan mobil untuk berhenti di tempat yang aman.

Barang yang ditaruh di mobil

  • Pengukur ban untuk mengukur tekanan ban Anda
  • Ban cadangan dan dongkrak
  • Oli motor (pastikan oli yang tepat untuk kendaraan Anda)
  • Kabel jumper
  • Senter
  • Penerang tepi jalan
  • Selimut dan sarung tangan
  • P3K
  • Botol air, kudapan, dan makanan tidak dapat basi